Tuhanku

Tuhanku bukanlah batu besar di tengah gurun pasir
Tuhanku bukanlah sungai yang membelah-belah daratan yang kau pijak dan bukan pula daratan itu
Tuhanku bukanlah matahari yang akan hilang ditelan malam dan bukan pulalah bulan yang akan hilang ditelan fajar
Tuhanku bukanlah kepulan asap galaksi, bukan bintang-bintang, bukan asteroid, meteor, planet-pleanet, dan bukan pula benda-benda angkasa lainnya
Tuhanku bukan berasal dari Asgard dan bukan pula berasal dari Krypton
Tuhanku bukanlah pohon-pohon besar yang hilang daunnya ditebang zaman yang tinggal akarnya ditelan Bumi
Tuhanku bukanlah sapi betina yang kau sembelih lehernya dan kau makan dagingnya
Tuhanku bukanlah patung-patung dari campuran tanah dan air atau adonan gandum yang lalu kau bentuk dia serupa dengan angan-anganmu
Tuhanku bukanlah ruh-ruh yang terlepas dari badan
Tuhanku bukanlah dewi-dewi cantik hasil imajinasi kosongmu, bukan orang Asia, Eropa, Amerika, Afrika, dan bukan pula penduduk bumi ini
Tuhanku bukan plural
Tuhanku tidak makan dan tidak minum
Tuhanku tidak mengantuk dan tidak tidur
Tuhanku tidak lahir dari vagina yang hina, bukan keturunan Adam, tidak memikul salib dipundaknya, dan tidak pula tinggal di dalam piramid ataupun Las Vegas
Tuhanku bukanlah tukang-tukang syair dan juga bukan para rappers
Tuhanku bukanlah bermata satu yang cacat, bukan berkepala botak, berperut buncit, dan bermata sipit
Tuhanku bukanlah Hitler di masing-masing zaman
Tuhanku bukanlah batas-batas yang penuh dengan keterbatasan di dalam benakmu
Lalu siapakah Tuhanku?
Sungguh kau mengetahui-Nya saudaraku..
Dia yang telah menganugerahkan kepada tiap sesuatu penciptaan/kelahiran yang sesuai dengan keadaannya, kemudian menunjukinya jalan untuk mencapai kesempurnaannya yang diinginkan
Yakni seluruh rangkaian sebab dan akibat berakhir pada Tuhan engkau
Yakni, matahari tidak dapat mengejar bulan dan juga malam yang merupakan penampakkan bulan tidak dapat mendahului siang yang merupakan penampakkan matahari. Yakni, tidak ada satu pun di antara mereka yang keluar dari batas-batas yang ditetapkan bagi mereka
Yakni, dapatkah Wujud Tuhan Yang telah menciptakan langit dan bumi demikian itu diragukan?
Yakni, tiap sesuatu akan mengalami kepunahan dan yang kekal itu hanyalah Tuhan Yang memiliki kebesaran dan kemuliaan
Yakni, Aku berkata kepada setiap ruh: “Bukankah Aku Tuhan kamu?” Mereka berkata, “Ya, sungguh benar!”
Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan.
Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Yang Mahahidup, yang terus menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatu apapun tentang ilmu-Nya selain apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Mahatinggi, Mahabesar.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s